Pelajari tentang Identity Management untuk Shared Device Licensing menggunakan akun Enterprise ID dan Federated ID.
Shared Device Licensing dirancang untuk lab, ruang kelas, pustaka, dan lingkungan berbagi lainnya di mana beberapa pengguna mengakses aplikasi Adobe pada perangkat yang sama.Penerapan Shared Device Licensing melibatkan konfigurasi Identity Management, akses pengguna, paket deployment, profil produk, dan metode deployment sebelum mendistribusikan aplikasi ke perangkat bersama.
Langkah 1: Siapkan manajemen identitas dan pengguna
Konfigurasikan manajemen identitas untuk mengaktifkan akun Enterprise ID atau Federated ID untuk pengguna perangkat berbagi.
Untuk menyelesaikan pengaturan identitas, organisasi harus menunjukkan kepemilikan domain terkait. Proses ini mungkin memerlukan bantuan dari tim yang bertanggung jawab mengelola situs web organisasi atau layanan email.
Adobe merekomendasikan penggunaan akun Enterprise ID atau Federated ID untuk siswa dan pengguna lab karena jenis identitas ini memberikan kontrol dan pemantauan organisasi yang lebih baik.
Beberapa langkah mencakup video pendek. Kami merekomendasikan untuk menontonnya sebelum Anda melanjutkan. Konten dan suara narator untuk video saat ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris.
Langkah 2: Tetapkan peran administratif dan akses
Administrator utama di Admin Console adalah admin Sistem, yang memiliki izin untuk melakukan semua tugas administratif.
Organisasi dapat menetapkan peran administratif tambahan untuk mendistribusikan tanggung jawab di seluruh tim deployment.
Peran administratif yang tersedia meliputi:
- Admin produk, yang dapat membuat profil produk dan menambahkan pengguna ke organisasi
- Admin profil produk, yang dapat mengelola profil produk yang ditetapkan dan menambahkan pengguna ke organisasi
Langkah 3: Tambahkan pengguna ke Admin Console
Jika Anda berencana untuk mengonfigurasi perangkat bersama agar dapat diakses oleh pengguna Organisasi saja, Anda harus menambahkan pengguna tersebut ke Admin Console.
Anda dapat menambahkan pengguna menggunakan salah satu metode berikut:
- Menambahkan pengguna secara manual satu per satu
- Mengunggah pengguna secara massal menggunakan file CSV
- Menyiapkan Alat Sinkronisasi Pengguna (disarankan untuk organisasi besar).
Langkah 4: Buat paket deployment
Gunakan tab Paket di Admin Console untuk membuat paket deployment Pemberian Lisensi Perangkat Bersama.
Langkah 5: Buat profil produk
Organisasi yang menerapkan aplikasi di beberapa lab atau lingkungan bersama dapat membuat profil produk terpisah untuk persyaratan penerapan yang berbeda.Beberapa contohnya adalah:
- Lab tanpa batasan memungkinkan akses untuk semua pengguna
- Lab terbatas membatasi akses hanya untuk pengguna organisasi
Perilaku akses juga dapat dikontrol menggunakan kebijakan yang dikonfigurasi untuk masing-masing profil produk.
Langkah 6: Tentukan kebijakan akses perangkat bersama
Konfigurasi perangkat bersama menyediakan tiga cara untuk mengontrol akses pengguna ke aplikasi pada perangkat bersama.
Organisasi dapat mengonfigurasi:
- Kebijakan Akses
- Egress IP
- Mesin Terkait
Kontrol ini membantu mencegah penggunaan aplikasi yang tidak sah dan melindungi akun serta aset yang dikelola organisasi.
Organisasi dapat menerapkan kombinasi kebijakan ini tergantung pada persyaratan deployment dan keamanan.
Konfigurasikan pengaturan akses perangkat bersama menggunakan konfigurasi perangkat bersama.
Langkah 7: Deploy paket ke perangkat bersama
Setelah membuat paket deployment, organisasi dapat melakukan deploy paket ke perangkat bersama di seluruh lab, ruang kelas, pustaka, atau lingkungan bersama lainnya.
Organisasi dapat menerapkan paket menggunakan alat penerapan pihak ketiga seperti:
- Microsoft SCCM
- Apple Remote Desktop
- JAMF Pro
- Munki
- Microsoft Intune
Paket juga dapat diterapkan dengan cara berikut:
- Menjalankan penginstal paket secara langsung
- Menggunakan alur kerja deployment command-line pada perangkat Windows
- Menggunakan konfigurasi Info.plist pada perangkat macOS